Rabu, 28 September 2011

Berubahlah Menjadi Terang Selagi Masih Ada Waktu

Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!
( Lukas 13 : 7 )

Karena Tuhan itu baik. Inilah alasan yang muncul ketika aku berniat untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih indah lagi di mata Tuhan. Dalam hidup, Tuhan selalu memberikan apa yang kita butuhkan. Dia selalu menuntun umat Nya seperti gembala domba. Ada kalanya si domba tak sadar akan bahaya yang akan terjadi bila ia tidak mematuhi sang gembala. Sampai suatu saat dia merasa menyesal namun sudah terlambat karena memang sudah tidak punya kesempatan lagi untuk berubah.

Banyak dari antara kita yang memiliki niat untuk berubah,,,, memperbaiki sikap. Namun karena terlau menyepelekan waktu yang Tuhan berikan,,,,akhirnya kita hanya merasakan sesal karena sudah terlambat untuk memulai. Seperti halnya pohon apel yang tak kunjung berbuah. Untuk apa dia menjadi pohon apel bila tak jua berbuah. Kalau kehidupan kita tak ada bedanya dengan tahun kemarin dan bahkan malah menurun, itu menandakan ada yang salah dengan diri kita dan kita harus segera melakukan perubahan ke arah yang positif sebelum hancur. Kendalikan tubuhmu sebelum tubuhmu yang mengendalikanmu. Buatlah hidupmu menjadi berguna. Agar suatu saat nanti,,kamu tidak menyesal dan bertanya dalam hati,,,,,,"untuk apa aku hidup???"

Minggu, 25 September 2011

Semut & Belalang

Pd suatu tempat hiduplah Seekor Semut & Belalang.Sang belalang tdk melakukan apa2 selain bermain & melompat kesana kemari.

Sebaliknya Sang semut bekerja keras mencari makanan sepanjang hari & menyimpannya dalam sarangnya.

Melihat temannya bekerja keras,sang belalang bertanya :

Belalang : "Hei Semut! Mengapa km tdk santai sj?
kamu selalu sibuk.Ayolah bermain
bersamaku."

Semut : "Aku tdk mgkn santai.Aku hrs menyimpan
makanan"

Belalang : "Santai saja! utk apa repot2 menyimpan
makanan? Ketika lapar pergi sj mencari
makanan.

Semut : "Aku tdk mgkn santai.Aku hrs bersiap2
menghadapi musim dingin.Oleh krn itu
aku tdk perlu panik.Menurutku km pun
seharusnya bersiap2"

Belalang : "Ketika ada waktu,aku pergi bermain.
Kalau kamu ingin menyimpan makanan,
silahkan.Aku bermain saja ya..
Selamat tinggal!"
Demikianlah sang belalang melompat pergi.

Sang semut sungguh serangga pekerja keras.Tdk spt belalang yg malas.Demikianlah hari demi hari,minggu demi minggu,& bulan demi bulan berlalu,musim dingin masih jg belum tiba,tetapi
sang semut masih tampak mencari & menyimpan makanan.

Lalu keduanya bertemu lagi.
Belalang : "Hei Semut! Km masih belum selesai men-
yimpan makanan ya? Kemana semua makan-
an yg terakhir kamu simpan? Mengapa
begitu cepat habis?"

Semut : "Masih ada,tetapi sdh kadaluwarsa.
tdk mgkn lg di makan.Sebab musim dingin
belum jg tiba"

Belalang : "Kalau km tdk keberatan,aku mau ber-
tanya.Pernakahkah terpikirkan olehmu,
mn mgkn ada musim dingin di Singapura
dan Malaysia?"

Semut : "Aaaahhh????!!" sang semut terkejut.

Pesan Moral : Bahwa apa pun yg anda lakukan,sebaiknya merenungkannya terlebih dahulu.Terkadang kita terlalu sibuk dalam kehidupan & menjalani rutinitas kita terlalu kaku,pdhl yg terpenting adalah bekerja dengan tujuan yg jelas dlm kehidupan anda,apa yg Anda inginkan,apa yg BENAR-BENAR anda inginkan,apa impian anda,apakah yg anda lakukan skg utk mewujudkan impian anda?

Kalau tdk jgn terus bekerja keras hanya karena seseorang dalam kehidupan anda memberitahu anda bahwa demikianlah cara hidup dan hanya karena semua org lainnya jg melakukanya.

Jgn terus bekerja keras tanpa arah.Fokuslah pd arah kehidupan anda,bkn pekerjaan anda.